ADAB DALAM MEMBACA ALQURAN
Adab membaca Al-Qur'an meliputi persiapan sebelum membaca, etika saat membaca, dan sikap setelah membaca. Persiapan meliputi bersuci (berwudhu) dan mengenakan pakaian bersih, serta duduk di tempat yang bersih dan menghadap kiblat.
Saat membaca, fokus pada tartil dan tajwid, dimulai dengan ta'awudz dan basmalah, serta membaca dengan khusyuk. Setelah selesai, disunnahkan membaca doa penutup dan mengakhiri dengan tasydiq atau mencium Al-Qur'an.
Sebelum membaca
Bersuci: Pastikan diri dalam keadaan suci dari hadas besar dan kecil, seperti berwudhu.
Pakaian: Kenakan pakaian yang bersih dan menutup aurat.
Tempat: Pilihlah tempat yang bersih dan nyaman, ideally di masjid atau di tempat yang tenang.
Posisi: Duduk dengan sopan, sebaiknya menghadap kiblat, dan letakkan Al-Qur'an di tempat yang lebih tinggi dari tangan, seperti di atas meja.
Niat: Ikhlaskan niat untuk mencari ridha Allah semata.
Doa: Ucapkan ta'awudz (أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ) sebelum memulai membaca.
Basmalah: Baca bismillah (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) di awal setiap surat, kecuali surat At-Taubah.
Saat membaca
Tartil: Baca Al-Qur'an dengan perlahan (tartil) dan tidak terburu-buru agar dapat memahami dan menghayatinya.
Tajwid: Perhatikan hukum tajwid dan bacaan setiap huruf dengan benar dan jelas sesuai kaidah.
Khusyuk: Baca dengan khusyuk, rendah hati, takut, dan penuh konsentrasi.
Tidak mengganggu: Jangan mengganggu orang lain saat membaca dan jangan mengeraskan suara melebihi batas.
Istirahat: Jika merasa mengantuk atau perlu buang air, berhentilah sejenak untuk istirahat atau berwudhu kembali jika perlu.
Setelah membaca
Tashdiq: Ucapkan kalimat tashdiq untuk menutup bacaan.
Doa: Dianjurkan membaca doa setelah selesai membaca.
Mencium Al-Qur'an: Dianjurkan mencium mushaf setelah selesai membacanya sebagai bentuk penghormatan.
Mengamalkan: Paling penting adalah mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Tags:
Komentar
Belum ada komentar.