Adab Rasulullah Ketika Bertamu = Menghormati dan Mendoakan Tuan Rumah.
Adab bertamu menurut Rasulullah SAW meliputi meminta izin (3x), mengucapkan salam, memilih waktu yang tepat (pagi/sore, hindari waktu istirahat), tidak mengintip, tidak berlama-lama (maksimal 3 hari), menjaga pandangan & sikap, membawa buah tangan (sunnah), dan mendoakan tuan rumah.
Tujuannya untuk menjaga privasi, mempererat silaturahmi, dan menghindari ketidaknyamanan bagi tuan rumah.
Adab Saat Datang:
Niat yang Baik: Datang dengan niat silaturahmi, bukan mencari-cari aib atau mengganggu.
Meminta Izin & Salam: Ucapkan salam (minimal 3x) dan ketuk pintu dengan sopan, tidak mengintip ke dalam rumah. Jika tidak ada jawaban, pulanglah.
Waktu yang Tepat: Datang di waktu pagi atau sore hari, hindari waktu istirahat seperti sehabis zuhur atau setelah isya.
Berpakaian Sopan: Jaga kebersihan, kerapihan, dan aurat.
Bawa Buah Tangan (Sunnah): Dianjurkan membawa hadiah sebagai bentuk penghormatan.
Adab Saat di Dalam Rumah:
Jaga Pandangan & Sikap: Tundukkan pandangan, jangan melihat-lihat barang yang bukan haknya.
Tidak Berlama-lama: Batasi waktu kunjungan (maksimal 3 hari) agar tuan rumah tidak sungkan atau keberatan.
Terima Jamuan dengan Baik: Makan dan minum seadanya yang dihidangkan, jangan memaksa tuan rumah.
Tidak Mencampuri Urusan: Hormati privasi tuan rumah dan hindari pembicaraan yang tidak bermanfaat.
Adab Saat Pulang:
Ucapkan Terima Kasih: Ucapkan syukur dan terima kasih kepada tuan rumah.
Doakan Tuan Rumah: Mendoakan kebaikan untuk tuan rumah.
Pamit dengan Baik: Berpamitan dengan sopan.
Dengan mengikuti adab ini, silaturahmi akan terjaga dan membawa berkah, karena tamu dianggap membawa rezeki dan pulang membawa penghapus dosa tuan rumah.
Tags:
Komentar
Belum ada komentar.