13 Jan 2026

Adab Rasulullah Ketika Bertamu = Menghormati dan Mendoakan Tuan Rumah.

Adab Rasulullah Ketika Bertamu = Menghormati dan Mendoakan Tuan Rumah.

Adab bertamu menurut Rasulullah SAW meliputi meminta izin (3x), mengucapkan salam, memilih waktu yang tepat (pagi/sore, hindari waktu istirahat), tidak mengintip, tidak berlama-lama (maksimal 3 hari), menjaga pandangan & sikap, membawa buah tangan (sunnah), dan mendoakan tuan rumah.

Tujuannya untuk menjaga privasi, mempererat silaturahmi, dan menghindari ketidaknyamanan bagi tuan rumah. 

Adab Saat Datang:
Niat yang Baik: Datang dengan niat silaturahmi, bukan mencari-cari aib atau mengganggu.

Meminta Izin & Salam: Ucapkan salam (minimal 3x) dan ketuk pintu dengan sopan, tidak mengintip ke dalam rumah. Jika tidak ada jawaban, pulanglah.

Waktu yang Tepat: Datang di waktu pagi atau sore hari, hindari waktu istirahat seperti sehabis zuhur atau setelah isya.
Berpakaian Sopan: Jaga kebersihan, kerapihan, dan aurat.

Bawa Buah Tangan (Sunnah): Dianjurkan membawa hadiah sebagai bentuk penghormatan. 

Adab Saat di Dalam Rumah:
Jaga Pandangan & Sikap: Tundukkan pandangan, jangan melihat-lihat barang yang bukan haknya.

Tidak Berlama-lama: Batasi waktu kunjungan (maksimal 3 hari) agar tuan rumah tidak sungkan atau keberatan.

Terima Jamuan dengan Baik: Makan dan minum seadanya yang dihidangkan, jangan memaksa tuan rumah.

Tidak Mencampuri Urusan: Hormati privasi tuan rumah dan hindari pembicaraan yang tidak bermanfaat. 

Adab Saat Pulang:
Ucapkan Terima Kasih: Ucapkan syukur dan terima kasih kepada tuan rumah.

Doakan Tuan Rumah: Mendoakan kebaikan untuk tuan rumah.
Pamit dengan Baik: Berpamitan dengan sopan. 

Dengan mengikuti adab ini, silaturahmi akan terjaga dan membawa berkah, karena tamu dianggap membawa rezeki dan pulang membawa penghapus dosa tuan rumah. 

Komentar

Belum ada komentar.

Beri Komentar