Kisah Salman Al-Farisi
Kisah Salman Al-Farisi menggendong ibunya adalah kisah tentang puncak bakti seorang anak, di mana ia menggendong ibunya yang sakit dari Madinah ke Mekah untuk menunaikan haji;
ketika bertemu Rasulullah SAW, beliau memuji pengorbanan Salman namun bersabda bahwa jasa ibu takkan terbalas oleh apa pun, menggarisbawahi betapa besar pengorbanan ibu.
Ini adalah kisah tentang cinta dan pengabdian, meski beberapa sumber mengaitkan kisah serupa dengan Uwais Al-Qarni yang juga menggendong ibunya ke Tanah Suci.
Detail Kisah Salman Al-Farisi:
Hasrat Ibu: Ibu Salman Al-Farisi memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah haji.
Pengorbanan Salman: Untuk memenuhi keinginan ibunya, Salman menggendong ibunya di pundaknya sepanjang perjalanan dari Madinah ke Mekah.
Pertemuan dengan Nabi: Ketika tiba dan bertemu dengan Rasulullah SAW, Salman bertanya apakah ia sudah menjadi anak yang berbakti.
Jawaban Rasulullah: Nabi Muhammad SAW menangis dan bersabda bahwa betapapun besar pengorbanan Salman, itu tidak akan pernah bisa membalas jasa orang tua, terutama ibu.
Pelajaran: Kisah ini mengajarkan kita bahwa bakti kepada orang tua tidak akan pernah cukup untuk membalas jasa mereka, dan ridha Allah SWT terletak pada ridha orang tua.
Catatan Penting:
Meskipun kisah serupa sangat terkenal dan sering dikaitkan dengan Uwais Al-Qarni, yang menggendong ibunya dari Yaman ke Mekah, banyak sumber juga merujuk pada kisah Salman Al-Farisi sebagai contoh utama pengabdian yang luar biasa ini.
Inti dari kisah ini adalah pengabdian tanpa batas dan kasih sayang seorang anak kepada ibunya, sebuah teladan akhlak mulia dalam Islam.
Tags:
Komentar
Belum ada komentar.