KISAH UWAIS ALQORNI
Kisah Uwais Al-Qarni adalah tentang seorang pemuda Yaman yang sangat berbakti kepada ibunya yang lumpuh dan buta, meskipun ia sendiri hidup miskin. Ia rela menggendong ibunya ribuan kilometer dari Yaman ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji, serta berupaya memenuhi segala keinginan ibunya.
Berkat baktinya yang luar biasa, Rasulullah SAW menyebutnya sebagai pemuda yang sangat dicintai Allah dan terkenal di langit.
Kehidupan dan bakti kepada ibu
Uwais hidup yatim sejak lama dan bekerja sebagai penggembala kambing untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari bersama ibunya yang lumpuh dan buta.
Ia sangat menyayangi ibunya dan selalu berusaha memenuhi keinginan ibunya. Salah satu keinginannya adalah menunaikan ibadah haji.
Perjuangan menunaikan haji
Untuk membuktikan cintanya dan mewujudkan keinginan ibunya, Uwais berlatih fisik selama delapan bulan dengan menggendong anak lembu naik turun bukit.
Saat musim haji tiba, ia menggendong ibunya dari Yaman ke Mekkah yang jaraknya ribuan kilometer.
Di Mekkah, ia terus menggendong ibunya saat melakukan tawaf dan ibadah haji lainnya.
Kemuliaan di mata Allah dan Rasulullah SAW
Rasulullah SAW memberikan julukan "penghuni langit" kepada Uwais Al-Qarni karena kesalehan dan baktinya yang luar biasa kepada sang ibu.
Bahkan, Rasulullah SAW menyuruh para sahabatnya untuk meminta doa dan istighfar dari Uwais jika suatu saat bertemu dengannya.
Khalifah Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib pernah mencari Uwais dan meminta didoakan, namun Uwais menolak dengan rendah hati dan mengatakan bahwa dirinyalah yang seharusnya meminta doa kepada mereka.
Tags:
Komentar
Belum ada komentar.