29 Dec 2025

Mayoritas Muslim Indonesia Menggunakan Madzhab Syafi'i.

Mayoritas Muslim Indonesia Menggunakan Madzhab Syafi'i.

Membaca Al-Qur'an menurut Mazhab Syafi'i menekankan pada adab, kebersihan (wudhu saat menyentuh mushaf), dan larangan saat haid/junub (kecuali hafalan di hati), namun memperbolehkan membaca mushaf di HP saat shalat, bahkan wajib jika tak hafal Fatihah, serta menganggap pahala bacaan untuk diri sendiri 

 tapi sebagian ulama Syafi'iyah membolehkan niat menghadiahkannya ke mayit jika ada niat. Imam Syafi'i sendiri rajin khatam Al-Qur'an berkali-kali, bahkan sehari dua kali di bulan Ramadhan, sambil merenungi makna ayat rahmat dan azab. 

Adab dan Hukum Membaca
Wudhu: Wajib saat menyentuh mushaf, tetapi membaca tanpa menyentuh (hafalan atau layar HP) diperbolehkan tanpa wudhu.
Saat Haid: Haram membaca atau menyentuh mushaf secara langsung karena disamakan dengan junub.

Dalam Shalat: Boleh membaca dari mushaf (HP), bahkan wajib jika tidak hafal Fatihah, tidak membatalkan shalat.

Adab Umum: Niat ikhlas, menjaga kebersihan, baca ta'awudz-basmalah, menghadap kiblat, duduk tenang, dan tadabbur (merenungi makna). 

Pandangan Terhadap Mayit
Pendapat Mayoritas: Pahala bacaan Al-Qur'an tidak sampai pada mayit karena bukan amalannya, seperti yang ditegaskan Imam Nawawi.

Pendapat Ulama Syafi'iyah Lain: Boleh menghadiahkan pahala bacaan ke mayit jika ada niat, seperti yang dikatakan Sulaiman Al-Jamal dan disebutkan dalam sebagian riwayat dari Imam Syafi'i sendiri (membaca di dekat kubur). 

Teladan Imam Syafi'i
Sangat rajin membaca Al-Qur'an hingga khatam puluhan kali di bulan Ramadhan, seringkali di dalam shalat.

Saat membaca, beliau berdoa memohon rahmat dan berlindung dari azab, menunjukkan tadabbur mendalam. 

Komentar

Belum ada komentar.

Beri Komentar