Tafsir Surat Al-Humazah
Tafsir surat Al-Humazah menjelaskan ancaman azab pedih bagi orang yang suka mengumpat, mencela, dan mengumpulkan harta sambil sombong dengan hartanya, serta menggambarkan neraka Huthomah sebagai tempat siksaannya.
Surat ini mengecam sifat-sifat tercela seperti menggunjing di belakang, mencela di depan, dan menyangka harta dapat mengekalkan hidupnya di dunia.
Makna per ayat
Ayat 1-4: Menjelaskan kecelakaan (wailun) yang menimpa orang yang suka mengumpat (humazah) dan mencela (lumazah) serta orang yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Mereka sombong dan menyangka hartanya akan membuatnya kekal.
Ayat 5-6: Menggambarkan neraka Huthomah, yang akan membakar tubuh manusia hingga mencapai hati, dan menegaskan sifatnya sebagai api yang menyala-nyala.
Ayat 7-9: Menjelaskan bahwa neraka Huthomah adalah tempat siksaan yang sangat pedih, yang dikelilingi oleh dinding-dinding tinggi. Orang-orang yang masuk ke dalamnya terikat dengan tiang-tiang panjang sehingga tidak bisa keluar dari neraka.
Pesan utama surat
Larangan mencela dan menggunjing: Mengingatkan bahaya perbuatan mengumpat dan mencela yang dapat merusak kehormatan orang lain dan menciptakan permusuhan.
Bahaya keserakahan harta: Mengingatkan bahwa harta yang dicari dengan cara yang haram atau membuat lalai dari kewajiban akan membawa celaka.
Sikap sombong dan pelit terhadap harta adalah sifat tercela.
Sifat neraka Huthomah: Menggambarkan betapa mengerikannya siksaan api neraka yang bisa menghancurkan segalanya, bahkan sampai ke hati, dan menutup rapat pintu keluar bagi penghuninya.
Tags:
Komentar
Belum ada komentar.