08 Dec 2025

Tafsir Surat Al-Ma'un

Tafsir Surat Al-Ma'un

Tafsir Surat Al-Ma'un mengkritik keras orang-orang yang mendustakan agama, yang ditandai dengan perilaku buruk seperti menghardik anak yatim, tidak menganjurkan memberi makan orang miskin, lalai dari salatnya (tidak khusyuk atau riya'), dan enggan memberikan pertolongan berupa barang berguna (al-ma'un), menunjukkan kekikiran dan tidak adanya kepedulian sosial serta keimanan yang mendalam terhadap Hari Pembalasan. 

Surat ini menekankan bahwa substansi agama bukan hanya ritual, tetapi juga ketaatan sosial, terutama kepada yang lemah dan membutuhkan.  

Kandungan Pokok Surat Al-Ma'un (QS. 107: 1-7)
Pendustaan Agama: Orang yang mendustakan agama adalah mereka yang tidak percaya pada Hari Kebangkitan dan Pembalasan. 

Sikap Terhadap Yatim dan Miskin: Mereka menghardik (menolak dengan kasar) anak yatim dan tidak mendorong orang lain untuk memberi makan orang miskin. Ini menunjukkan ketidakpedulian dan kekikiran. 

Sikap Terhadap Salat: Mereka yang salat tetapi lalai (tidak khusyuk, hanya gerakan fisik) dan berbuat riya' (ingin pamer), serta enggan memberi bantuan kecil (al-ma'un).

 
Makna "Al-Ma'un": Merupakan barang-barang kecil yang bermanfaat (seperti alat-alat rumah tangga) yang sering dipinjamkan atau disedekahkan, namun mereka enggan memberikannya. 

Pelajaran Penting dari Surat Al-Ma'un
Keimanan & Kemanusiaan: Keimanan sejati terlihat dari akhlak dan kepedulian sosial, bukan hanya ibadah ritual. 

Keikhlasan dalam Ibadah: Salat harus khusyuk dan ikhlas, bukan untuk riya' atau sekadar formalitas. 

Perhatian pada yang Lemah: Wajib melindungi dan membantu anak yatim serta orang miskin. 
Kedermawanan: Jangan pelit bahkan untuk hal-hal kecil yang bermanfaat bagi sesama. 

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Surat ini turun terkait dengan seorang pembesar Quraisy yang menghardik anak yatim yang meminta sedikit harta, serta sikap kaum munafik yang hanya tampak saleh di hadapan orang lain tetapi kikir dan tidak peduli kepada sesama. 

Komentar

Belum ada komentar.

Beri Komentar